logo logo

Call:

Call:

BERITA 07-07-2026 11:53:02

Dari Aspirasi Menjadi Aksi Saat Reses, Fenus Sambangi Warga yang Bertahun-tahun Berjuang Melawan Tumor

Kepedulian Fenus Antonius tak berhenti di ruang reses. Usai menyerap aspirasi warga, ia langsung menjenguk Muhlisun, petani penderita tumor

Image
Fenus Antonius dan Muhlisun saat menunjukkan penyakitnya

OKU Timur,– Sebuah momen penuh kepedulian mewarnai kegiatan reses Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Fenus Antonius, SE, MM, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Komisi II DPRD Sumsel, di Desa Pemetung Basuki, Kecamatan BP Peliung.

Di tengah dialog bersama masyarakat, seorang warga menyampaikan kisah pilu yang dialami Muhlisun (58), seorang petani asal Desa Pemetung Basuki. Pria itu telah bertahun-tahun menderita tumor di bagian dalam mulut yang terus membesar. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu kesehatannya, tetapi juga membuatnya kehilangan rasa percaya diri.

Meski masih mampu menjalani aktivitas sehari-hari, Muhlisun mengaku lebih banyak menghindari pergaulan. Rasa malu akibat penyakit yang dideritanya membuat ia hampir menutup diri dari lingkungan sekitar.

Di sisi lain, kemampuannya untuk bekerja sebagai petani pun terus menurun, sehingga berdampak pada perekonomian keluarganya.

Mendengar cerita tersebut, Fenus Antonius tidak berhenti hanya dengan menyerap aspirasi masyarakat. Usai seluruh rangkaian reses selesai, ia langsung mendatangi kediaman Muhlisun untuk memastikan sendiri kondisi yang disampaikan warga.

Setibanya di rumah sederhana milik Muhlisun, Fenus berbincang hangat dengan pria berusia 58 tahun itu. Dalam pertemuan tersebut terungkap bahwa Muhlisun telah bertahun-tahun hidup berdampingan dengan penyakitnya. Bahkan, sekitar tiga bulan lalu ia juga baru menjalani operasi hernia, sehingga kondisi kesehatannya semakin membutuhkan perhatian.

Muhlisun merupakan tulang punggung keluarga yang memiliki dua orang anak. Putri sulungnya telah menikah, sedangkan anak laki-lakinya masih menempuh pendidikan di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Dengan kondisi ekonomi yang terbatas, pengobatan yang dibutuhkan selama ini belum dapat dilakukan secara maksimal.

Melihat kondisi tersebut, Fenus Antonius menyampaikan keprihatinannya. Ia kemudian mengajak Muhlisun untuk menjalani pemeriksaan dan pengobatan secara lebih intensif di RS Siti Fatimah Palembang agar mendapatkan penanganan medis yang lebih optimal.

Menurut Fenus, reses bukan sekadar agenda konstitusional untuk menyerap aspirasi masyarakat, tetapi juga menjadi kesempatan melihat langsung berbagai persoalan yang dihadapi warga, termasuk masalah kesehatan.

"Sebagai wakil rakyat, sudah menjadi tanggung jawab kami untuk hadir ketika masyarakat membutuhkan. Saya berharap Bapak Muhlisun dapat segera memperoleh penanganan medis yang lebih baik di RS Siti Fatimah sehingga penyakit yang dideritanya bisa segera ditangani. Semoga beliau kembali sehat dan dapat menjalani aktivitas seperti sedia kala," ujar Fenus.

Sementara itu, Muhlisun mengaku terharu atas perhatian yang diberikan. Ia tidak menyangka keluhan yang disampaikan warga saat reses berujung pada kedatangan langsung seorang anggota DPRD Provinsi ke rumahnya.

Baginya, perhatian tersebut bukan hanya memberikan harapan untuk mendapatkan pengobatan yang lebih baik, tetapi juga membangkitkan kembali semangatnya untuk melawan penyakit yang selama bertahun-tahun membuatnya memilih menyimpan derita dalam diam.

Kisah Muhlisun menjadi pengingat bahwa di balik setiap agenda reses, terdapat harapan masyarakat yang menanti untuk didengar. Dan di Desa Pemetung Basuki, harapan itu hadir dalam bentuk kepedulian nyata, ketika sebuah keluhan warga berubah menjadi langkah kemanusiaan. (®)

Baca Juga
Penulis: Rivaldo
Editor: Redaksi

Dapatkan update informasi pilihan dan berita terbaru setiap hari dari Www.citranusamedia.com, Mari bergabung di Grup Telegram "CNM MEDIA", caranya klik link ini: GABUNG SEKARANG, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.